Peradaban Islam di Kota Serang, Provinsi Banten:Sejarah, Lembaga Keagamaan, dan Tradisi Keagamaan
DOI:
https://doi.org/10.53611/qyy1qh59Keywords:
Peradaban Islam; Kota Serang; Kesultanan Banten; Banten Lama; lembaga keagamaan; pesantren; tradisi keagamaan; Panjang Mulud; debus; ziarah; modernisasi; digitalisasi.Abstract
Penelitian ini mengkaji peradaban Islam di Kota Serang, Provinsi Banten, melalui tiga dimensi yang saling terkait: sejarah, lembaga keagamaan, dan tradisi keagamaan. Dengan desain studi kasus kualitatif berbasis data sekunder, sumber yang dianalisis meliputi literatur sejarah-antropologi Kesultanan Banten, kajian arkeologi/heritage Banten Lama, publikasi kelembagaan (masjid, pesantren, organisasi), statistik demografi keagamaan BPS, pemberitaan media, serta arsip digital pemerintah dan komunitas. Hasil menunjukkan bahwa lanskap Serang–Banten sebagai pusat maritim-kosmopolitan abad ke-16 membentuk memori kolektif yang terus diaktifkan melalui institusi keagamaan sebagai infrastruktur otoritas dan transmisi pengetahuan. Tradisi seperti Panjang Mulud, debus, dan ziarah berfungsi sebagai “arsip hidup” yang memperkuat identitas dan kohesi sosial, sekaligus mengalami reartikulasi akibat modernisasi, urbanisasi, dan digitalisasi. Studi ini menyimpulkan bahwa ketahanan peradaban Islam Serang bergantung pada kemampuan institusi dan komunitas menegosiasikan adaptasi tradisi tanpa memutus legitimasi historis dan fungsi sosialnya. Temuan merumuskan model memori sejarah–institusi–tradisi yang menjelaskan keberlanjutan Islam lokal dan implikasi pelestarian budaya di kota modern.
References
Akbar. (2025, November 4). Situs Banten Girang: Warisan peradaban kuno yang jadi cikal bakal Kota Serang. Portal Pemerintah Kota Serang. https://serangkota.go.id/detailpost/situs-banten-girang-warisan-peradaban-kuno-yang-jadi-cikal-bakal-kota-serang
Badan Pusat Statistik Kota Serang. (2025). Kota Serang dalam angka 2025 (No. Katalog 1102001.3673; No. Publikasi 36730.25001) [Publikasi statistik]. https://serangkota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/ec73671dde755afabd134c1c/kota-serang-dalam-angka-2025.html
Damayanti, I. P., & Ribawati, E. (2025). Tradisi Panjang Mulud di Kota Serang: Warisan budaya dan kearifan lokal dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(9), 171–180. https://cibangsa.com/index.php/triwikrama/article/view/2833
Facal, G. (2014). Religious specificities in the early Sultanate of Banten (Western Java, Indonesia). Jurnal Indo-Islamika, 4(1), 91–112. https://journal.uinjkt.ac.id/indo-islamika/article/view/1554
Hakiki, K. M., Muttaqien, Z., & Badruzaman. (2024). Ketahanan budaya di era modern: Analisis antropologis terhadap tradisi Debus Banten. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 9(2). https://e-journal.metrouniv.ac.id/riayah/article/download/9737/4207/36129
Said, H. A. (2016). Islam dan budaya di Banten: Menelisik tradisi debus dan maulid. Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 10(1), 109–? . https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/KALAM/article/download/338/194/388